Japan Trip - Part 3 (end)

Maret 19, 2013

Day 6

Back to Tokyooo, kota modern yang etnik dan ramah..
Fujiko Fujio (Doraemon) Museum to reliving my childhood memory ftw! Udah beli tiketnya dari jauh-jauh-jauh hari nitip sama temen yang tinggal di jepang. Sebenernya kalo mau beli sendiri sih gampang aja, tinggal dateng ke Lawson dan cari semacam mesin atm buat beli tiket ke museum itu. Tapi karena kita kesananya pas weekend makanya kita beli jauh-jauh hari biar gak keabisan.
Museum ini letaknya di Noborito, Kawasaki, di pinggiran kota Tokyo tapi ya gak jauh-jauh amat kok. Begitu turun subway dan menuju halte shuttle bus, nuansa baling-baling bambu dan pintu ajaib mulai berasa, shuttle bus nya Doraemon bangeet. Perjalanan naik shuttle bus cuma 10 menit.

kawai kid!


shuttle busnya meriah
Dari museum kita lanjut ke Harajukuuuuu!
Atau gw menyebutnya gang gaul karena Harajuku atau Takeshita Dori itu adalah gang yang gak begitu lebar yang di kiri kanannya adalah toko-toko penjual fashion stuff. 

bolak balik masuk toko Cuma buat liat-liat aja meskipun barangnya lucu-lucu. Kesampean belanja Cuma di Daiso karena barangnya murah-murah :p.

Disini juga kita nyobain Marion Crepes yang antriannya lumayan rame. Kalo dari segi harga sih termasuk mahal, tapi sebanding lah sama rasanya.
Marion Crepes

Lanjut di sore harinya kita main ke Odaiba, daerah tengah Tokyo dengan akses kereta khusus. Daerah ini agak beda sama tempat-tempat di Tokyo karena buat kesini harus melewati perairan (laut?) yang jaraknya sangat dekat sebenarnya. Kereta yang kami naikin berada di atas perairan itu dengan jarak tempuh + 10 menit saja nyebrang perairannya. Di Odaiba ada apa aja? Banyaak! Ada beberapa mall yang berdekatan, ada pantai, ada gundam raksasa, patung liberty, rainbow bridge, gedung Fuji TV. Ini tempat udah kayak one stop service, kemana-mana tinggal jalan kaki dan tempatnya oke bangett.
love those birds

pandangan mata dari Fuji TV building,, eskalatornya tinggii!

Liberty Statue KW super


Day 7
Hari terakhir di Jepang, nooooo!
Jadwal hari ini sebenernya masih padet aja, tapi kita berusaha gak maksain buat ke semuanya. Yang pasti didatengin adalah Museum Ghibli karena kita udah megang tiketnya, belinya sama-sama nitip ke temen kayak tiket Museum Doraemon.
Museum Ghibli menggambarkan proses kerja Studio Ghibli milik Hayao Miyazaki. Salah satu karyanya yang terkenal adalah My Neighbour Totoro. Museum Ghibli letaknya di daerah Mitaka, pinggiran kota Tokyo dan jaraknya hampir sama kayak ke Museum Doraemon. Museum ini juga niat abis, dari halte tempat nunggu shuttle bus, ornamennya udah serba Ghibli. Ketika sampai depan museumnya, gw cukup amaze sama bentukannya yang artistik, unik dan klasik gak nyangka keren bangett. Tiket masuknya aja bentuk klise film!
Di dalam museum ini kita gak boleh foto-foto ya, jadi cukup dinikmatin aja. Berbeda dengan Museum Doraemon yang isinya kebanyakan adalah kisah Doraemon dari masa ke masa yang diceritakan dalam potongan-potongan kertas yang di tempel di dinding, sedangkan Ghibli ini menampilkan alur pembuatan film dari awal berbentuk sketsa sampe menjadi film kartun. Semua ditempat ini unik! Meskipun belum pernah nonton  film produksi studio Ghibli, masuk ke museumnya cukup membuat gw terpana, hihi.


pintu masuk Ghibli

tampak atas

tiket masuknya aja keren banget

one of Ghibli character

Tujuan selanjutnya adalah Akihabara yang pada awalnya mau liat cosplay berkeliaran namun Cuma nemu dikit dan akhirnya jalan-jalan keliling aja ekalian mampir ke Yodobashi Camera nemenin temen beli kamera dengan harga terjangkau,  foto depan cafe AKB48 dan ke Tokyo Tower buat beli titipan snow globe.
tokyo tower


kalap beli Kitkat segala rasa :p

Trip kita berakhir sampai disini saja, tapi ada beberapa highlight pada trip ini:
1.       Bersih banget padahal gak ada tempat sampat di tempat umum.
2.       Orang-orangnya baik banget, gw ngerasa mereka bekerja dan bantu orang bener-bener pake hati.
3.       Toiletnya ajaib, ngeri sendiri liat toilet banyak tombolnya gitu, haha. Yang pasti kebersihan terjamin banget.
4.       Pernak perniknya lucu luar biasa. Banyak yang handmade dengan harga cukup mahal tapi layak dibeli karena unik. Orang jepang pun sangat kreatif dalam mengemas barang-barang jualannya.
5.       Surganya vending machine. Gak Cuma minuman doang loh, barang-barang lain pun dijual di vending machine seperti payung, pakaian dalam, es krim, kaos kaki, french frie, mainan dan macem-macem
6.       Sukiya, restoran berakhiran –ya termurah dijepang. Kalo mau beef bowl, selain Yoshinoya, pilihan termurahnya adalah ini.
7.       Matsumoto kiyoshi, judulnya drugstore, tersebar dimana-mana macam jerawat dimuka, yang dijual gak Cuma obat melainkan banyakan kosmetik dan ada juga cemilan khas jepang, payung pun ada! Pokoknya lengkap dan harga standar.


You Might Also Like

0 komentar

Instagram