Singapore - day 1

Mei 28, 2012

Singapore 23 – 26 Mei 2012

 
Trip kali ini gw berangkat ber-4 tapi sebenernya ber 2 sama temen gw. Bingung kan? Jadi gini, gw ber-2 sama temen tuh beda penerbangan sama 2 orang temen gw yang lain, pulangnya pun mereka lebih cepet 1 hari dari kita, tapi nginepnya di hostel yang sama.
Persiapan sebelum berangkat:
1   1.       Booking tiket pesawat pp
Dapet tiket Air Asia promo harga 50 ribu tujuan CGK - SIN yang dibeli tahun lalu, dan tiket pulang dibeli sebulan sebelum keberangkatan, cari tiket murah lewat www.wego.com dan akhirnya nemu yang paling murah yaitu pulang lewat batam naik Citilink dengan harga 300 ribu. Trus dari Singapura ke Batam nyebrang pake ferry yang tiketnya beli pas disana harganya 23 SGD (kurs 1 SGD = Rp.7.500).
2   2.       Booking hostel
Memesan hostel di daerah Bugis yaitu di ABC Backpackers Hostel (www.abchostel.com.sg) dengan alasan daerah ini merupakan perkampungan arab jadi biar gampang cari makanan yang halal, disini juga ada mesjid yang cukup besar yaitu Masjid Sultan.  Kita udah booking lewat www.hostelworld.com buat 3 hari dengan harga 24 SGD/night per orang buat yang kategori 4-beds female. Pembayaran dilakukan lewat hostelworld by credit card dengan DP 50% dan sisanya dibayar ketika kita check in.
3   3.       Buat itinerary
Dikarenakan kita belum ada yang pernah kesana, gw cari info sebanyak2nya tentang segala macam tempat wisata lewat Mr G (mbah gugel). Gw buat daftar tempat yang bakal dikunjungi, harga tiket masuk kesitu (jika ada) dan transport kesitu. Buat nyaritau transportasi ke suatu tempat kita tinggal liat di http://www.gothere.sg/maps , tinggal masukin tempat berangkat dan tujuan kita mau kemana, trus ntar muncul deh bis/ MRT nomer berapa yang harus dinaikin berikut lama waktu perjalanan dan total ongkosnya, bener2 akurat gak pake nyasar, top!
4   4.       Nuker dollar Singapura
Setelah diitung2 pengeluaran disana, gw memutuskan total duit yang dibawa sebanyak 300 SGD dengan kurs saat itu Rp.7.500 (pembulatan).
5   5.       Beli tiket Universal Studio
Memutuskan beli di Jakarta lewat kaksus karena lebih murah dibandingkan beli disana ataupun beli di web resminya (www.rwsentosa.com/language/en-US/Attractions/UniversalStudiosSingapore/Tickets) . Kita dapet tiket USS dengan harga 61 SGD untuk weekdays, lebih murah daripada beli di counter resmi dengan harga 68 SGD.
6   6.       Colokan kaki 3
Karena di Singapura semua colokannya berkaki 3, makanya prepare dari sini biar bisa ngecas hape/ batre kamera.

Day #1
Changi Airport - Singapore Science Center – Cavenagh Bridge – Merlion Statue – Esplanade – Helix Bridge – Art Science Museum – Marina Bay Sands

Terbang dari bandara Soetta jam 7.10 dan sampe di Changi Airport jam 10.00 waktu Singapura. Perbedaan waktu dengan Jakarta yaitu 1 jam lebih cepat di Singapura. Bandaranya besar dan bersih, gak perlu lah ya dibandingin sama Soetta, udah jelas soalnya :p. Kita langsung menuju imigrasi yang pada saat itu ternyata sepi, gak ada antrian sama sekali sehingga prosesnya cepet. 

Changi Airport
Untuk mempermudah pembayaran transportasi, kita beli kartu EZ Link (lebih tepatnya sih temen gw yang beli karena gw udah dapet pinjeman kartu dari bos baik hati :p) harganya 12 SGD (5 SGD harga kartunya dan 7 SGD total yang bisa dipake buat pembayaran) dan jika saldo yang 7 SGD itu sudah menipis/abis, kita bisa top up minimal 10 SGD. Ketika kartu sudah tidak dipergunakan/akan pergi dari Singapura, sisa saldo yang ada di EZ Link bisa direfund kecuali yang 5 SGD itu. Selain EZ Link, kita bisa pake Singapore Tourist Pass (STP).
Dari bandara naik MRT ke Hostel di daerah Bugis buat check in dan naro barang2. Berhubung sampe sana pas tengah hari, kita sekalian makan siang di tempat yang gak jauh dari hostel yaitu di restoran melayu Hj. Maemunah (Jl. Pisang no.10), gw mesen nasi+ikan asam manis+oseng kacang panjang+air putih totalnya 4,5 SGD. Dari situ lanjut solat di Masjid Sultan di daerah situ juga, tempatnya gede dan arsitekturnya keren.
Tujuan pertama yaitu Singapore Science Center (SSC) yang terletak di Jurong East, jaraknya cukup jauh dan makan waktu sekitar 1 jam naik bis. Berbekal rute dari gothere, kita naik bis yang udah ditentukan. Selama perjalanan yang lama itu (perlu ditekankan lagi :p), kita gak tenang karena takut tempat yang dituju terlewat, Yayi sampe ngitungin jumlah bus stop yang udah kita lewatin (tujuan kita ada di bus stop ke 37) padahal petunjuk arah cukup jelas dan setiap bus stop udah ada namanya (maklum lah, namanya jg baru pertama kesini).  Eh, baru setengah perjanalan tiba2 kita ngelewatin gedung yang ada tulisan Singapore Science Center. Panik dan bingung antara harus turun atau ngikutin rute yang ada di gothere. Akhirnya karena kelamaan mikir dan bis semakin menjauh dari gedung itu, kita tetep lanjut pantang mundur (apaan deh). Ternyata kita gak nyasar, karena SSC yang dimaksud belum terlewat. Kita turun ditempat yang benar dan langsung masuk SSC dengan HTM sebesar 9 SGD.
SSC itu semacam pusat peragaan IPTEK yang ada di Taman Mini, paling cocok buat anak sekolah karena banyak banget pengetahuan yang bisa di dapet, buat dewasa pun bisa karena alat peraganya menarik dan seru. Untuk mengelilingi tempat ini dan melihat satu per satu peraga dibutuhkan waktu yang lama, bisa sampe seharian. Di dalamnya terdapat pembagian area seperti zona Mathematics, The Mind’s Eye, Climate Change,  Biology, dan banyak lagi. 

Singapore Science Center
Singapore Science Center
Next stop yaitu daerah Raffles, dari SSC naik MRT tujuan Pasir Ris, turun di Raffles Place Station, exit H. Di daerah ini banyak bangunan (museum dan patung) khas Singapore, dengan menyusuri Singapore River melewati Cavenagh  Bridge (jembatan tua), lalu  Victoria Theatre yang didepannya ada patung Raffles, jalan sedikit ada One Fullerton dan Patung Merlion . Paling oke duduk-duduk disini pada sore hari, suasana santai dengan cuaca berawan ditemani es potong seharga SGD 1, yummm! 

Cavenagh Bridge
Merlion Statue
One Fullerton
Esplanade


Lanjut jalan kaki menuju Esplanade, bangunan yang terkenal dengan bentuk duriannya, merupakan tempat pertunjukan bermacam-macam seni. Sebelumnya kita udah liat di web http://www.esplanade.com/whats_on/index.jsp  mengenai jadwal pertunjukkan yang sedang berlangsung dan kita memutuskan nonton pertunjukkan teater Sabostage yang sengaja dipilih karena gak dipungut biaya :p. Ternyata emang gak salah pilih karena pertunjukkannya bagus dan lucu. 

Singapore Arts Festival
Udah waktunya makan malem, kita menclok ke Makansutra Gluttons Bay yang letaknya di sebelah Espanade. Tempat ini semacam foodcourt yang terdiri dari berbagai kios tapi tempatnya outdoor, makanannya macem-macem dan harganya standar. Makan malam kali ini yaitu Es Tebu dan Roti Prata Kari, sllrppp!
Karena belum capek juga, kita berlanjut jalan kaki ke Marina Bay Sands dengan menyebrangi Helix Bridge, yaitu jembatan unik yang berbentuk kayak DNA, paling bagus emang kalo malam hari karena lampunya nyala.

Helix Bridge
Sampai diseberang disambut sama gedung Art Science Museum yang biasa dipake buat pertunjukkan seni. Bentuk bangunannya unik mirip bunga yang mekar. Waktu liat di webnya http://www.marinabaysands.com/Singapore-Museum/ , di gedung itu sedang ada pertunjukkan dari Andy Warhol dengan biaya masuk sebesar SGD 15, karena gatau siapa itu Andy Warhol maka kita cuma sebatas liat-liat diluarnya aja. Setiap malam jam 20.00 dan 21.30 ada Wonder Full Laser Show (pertunjukkan laser) di sungai depan Marina Bay Sands (Event Plaza at the Promenadespan), tapi karena takut pulangnya gak dapet bis kita batal nonton itu (padahal gratis, huhu..).  Sebelum pulang ke Hostel, kita mampir liat-liat dalemnya Marina Bay Sands yang ternyata mall besaaar yang diatasnya Hotel dan dilantai paling atas yaitu Skypark yang ada taman dan kolam renang yang mewah. Buat ke lantai paling atas kena biaya sebesar SGD 20, that’s why we didn’t try to go there :p.

Art Science Museum

 Changi Airport - Singapore Science Center – Cavenagh Bridge – Merlion Statue – Esplanade – Helix Bridge – Art Science Museum – Marina Bay Sands

You Might Also Like

0 komentar

Instagram