Singapore - day 2

Mei 29, 2012

Singapore 24 May 2012
Tema perjalanan hari ini adalah Sentosa Island! Untuk nyebrang ke pulau Sentosa harus lewat Harborfront, gatau apakah bisa lewat tempat selain ini. Harbourfront ini nyambung sama mall Vivo City, tipe mall yang gak terlalu mewah dan barangnya ada yang lucu, misalnya sepatu Ruby. 
Di harbourfront kita mampir dulu  ke bagian pelabuhan di belakang dan naik ke lantai dua. Cari counter feri dan booked tiket untuk perjalanan lusa. Kita naik Sindo Ferry tujuan Batam Center dengan harga SGD 23. Sebetulnya buat mesen tiket ini bisa online loh, gw sempet nyoba tapi gak bisa karena webnya ternyata salah, hadooh! (web: www.sindoferry.com.sg ). Dalam rangka pengiritan, kita beli makan siang di deket counter feri buat dibawa ke Universal.

Selanjutnya naik ke lt 3 di Vivo City, beli tiket Sentosa Express SGD 3 (daily pass di Sentosa Island) buat ke Universal Studio di Sentosa Island (turun di Waterfront Station). 
Jarak ke Universal naik Sentosa Express cukup dekat, sekitar 10 menit perjalanan. Kita turun di WaterFront station, stasiun pemberhentian pertama. Dari sini tinggal jalan kaki, ikuti saja petunjuk arah ke Universal Studios. Sebelum masuk, kita ngelakuin ibadah wajib dulu yaitu foto di depan Globe ‘icon’ Universal Studio. Udah agak rame karena kita dateng kesiangan, tapi fotonya tetep oke kok. 

Masuk Universal Studio, daftar wahana yang kita coba adalah:

  • Light, Camera & Action by Steven Spielberg: masuk ke dalam studio seolah-olah ikut dalam adegan film.
  • Revenge of Mummy Returns: jet coaster indoor, seruuu!
  • Transformer 3D: Duduk di kursi simulator buat nonton Transformer 3D, udah mirip kenyataan.
  • Battlestar Galactica Human dan Cylon: jet coaster outdoor, seru abis-abisan terutama yang Cyclon.
  • Jurassic Park: wahana semacam arung jeram, kalo gak mau basah mendingan beli jaket plastik sebelum naik.
  • Water World: nonton pertunjukkan action dengan adegan di air. Makin seru kalo duduknya di soak zone.
  • Shrek 4D: duduk di kursi simulator nonton film shrek pake kacamata 3D.
  • Donkey interactive Show.


Overall, semua wahana disini gak ada yang mengecewakan satupun. IMHO, kalo dibandingin dufan sih ya jauh lebih keren Universal Studio, wahana yang paling seru di dufan pun gak bisa menandingi wahana disini.  Sistem antriannya gak ngebosenin. Pengalaman waktu antri di transformer, wahana yang paling banyak peminatnya, di sepanjang antrian yang indoor itu banyak layar dan perintilan bertema transformer yang unik jadi orang yang antri gak ngerasa bosen biarpun nunggu lama.

Di Universal Studio juga banyak tokoh berjalan yang bisa dijadiin objek foto, misalnya ada Po (tokoh di Kungfu Panda), Betty Boop, Marilyn Monroe, Cleopatra, dll. Disini juga banyak pernak pernik lucu buat dijadiin souvenir, untuk magnet kulkas atau gantungan kunci bisa didapat dengan harga paling murah 4 SGD.
Kalo menurut gw wahana yang paling seru yaitu Transformer 3D, kita bener-bener kayak ikut dalam film tersebut, sepanjang film gw teriak-teriak karena berasa dikejar sama Megatron dan musuh-musuh Optimus Prime. Kalo Light, Camera & Action by Steven Spielberg itu wahana yang pertama yang gw datengin ketika masuk Universal Studio dan bikin speechless soalnya belum pernah liat yang kayak gini. Special effectnya keren banget!


icon of Universal Studio


Next stop after Universal Studio is Skyline and Luge!  Harga tiketnya SGD 12,5, letaknya di Beach Station, semacam kereta gantung yang naik ke atas bukit, trus turunnya naik bombom car. Gw naik ini sore hari, jadinya bisa liat sunset dari atas kereta gantung, keren deh, trus waktu turunnya naik bombomcar bisa balapan sama temen-temen, woohoo! Tapi sayang banget 1 paket ini Cuma sebentar, sekitar 45 menit aja. 


Skyline
Luge
Lanjuuut! Saatnya nonton Song of The Sea di Beach Station yang mana tempatnya sama kayak Skyline & Luge. Tiketnya udah dibeli waktu pagi-pagi di Harbourfront bersamaan dengan pembelian tiket Sentosa Express, soalnya takut kehabisan. Pertunjukkannya dalam sehari ada 2x yaitu jam 19.40 dan 20.40, dan kita milih yang 19.40 biar gak kemaleman.
Tempatnya dipinggir pantai dan luas banget, mungkin yang nonton dalam sekali pertunjukkan bisa 500 – 1000 orang tuh. Sambil nonton ini, kita udah beli McD buat dimakan disini. Pertunjukkannya 45 menit dan sukses membuat gw terpanaaa, hehe. Perpaduan antara drama musical dan teknologi laser dan air menari. Cakep bet cakep! 


sunset at beach, keliatan bulannya :)
Song of the Sea
Kalo ngikutin itin sih harusnya abis nonton Song of the Sea kita nonton Crane Dance di Waterfront Station (gratis), semacam pertunjukkan laser juga yang berkisah tentang burung apaan gatau, hehe. Tapi karena gak memungkinkan karena keterbatasan tenaga, akhirnya kita balik ke habitat, yaitu hostel tercinta. Sebelumnya kita mampir dulu ke Arab Street (deket hostel) tepatnya di Kampong Glam Cafe Cuma buat beli Teh tarik seharga SGD 1, hehe. Sebetulnya di restoran ini menunya lumayan menarik dan harganya murah, ada masakan melayu dan masakan indonesia, yang makan disini pun rame, tapi berhubung udah kenyang ya jadinya gak beli makanan.

Vivo City – Universal Studio – Skyline & Luge – Song of The Sea – Arab Street 

You Might Also Like

0 komentar

Instagram